Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah penerimaan yang diperoleh daerah dari sumber-sumber dalam wilayahnya sendiri yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

Sumber-sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik itu kabupaten/kota terdiri dari :

  1. Pendapatan Pajak Daerah.
  2. Hasil Retribusi Daerah.
  3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan.
  4. Lain – lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah.

 

Pendapatan Pajak Daerah

Pendapatan pajak daerah yaitu kontribusi wajib kepada Daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan Daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pajak Daerah yang telah dipungut oleh Provinsi Papua Barat adalah:

  1. Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
  2. Pajak Air Permukaan
  3. Pajak Kendaraan Bermotor
  4. Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
  5. Pajak Rokok

 

Hasil Retribusi Daerah

Hasil Retribusi Daerah yaitu pungutan daerah sebagai pembayaran atas jasa atau pemberian izin tertentu yang khusus disediakan dan/atau diberikan oleh Pemerintah Daerah untuk kepentingan orang pribadi atau badan. Retribusi Daerah yang telah dipungut oleh Pemerintah Daerah Provinsi Papua Barat antrara lain :

  1. Retribusi Jasa Umum
  2. Retribusi Jasa Usaha
  3. Retribusi Perizinan Tertentu

 

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, merupakan bagian laba atas penyertaan modal Pemerintah Daerah pada Perusahaan Milik Daerah (BUMD). Yang termaksut dalam pendapatan ini antara lain hasil deviden BUMD dan Dana Pembangunan.

 

Lain – lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah

Pendapatan Asli Daerah lainnya yang sah, seperti :

  1. Penerimaan Jasa Giro
  2. Pendapatan Denda Keterlambatan Pelaksanaan Pekerjaan
  3. Pendapatan Denda Pajak
  4. Pendapatan Dari Pengembalian
  5. Penerimaan Lain-lain